Ilustrasi ketindihan (foto:int)

Anda Pernah Alami Ketindihan, Yuk Kenali Penyebabnya!

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, BERITA – Selama ini, orang-orang yang mengalami sleep paralysis (kelumpuhan tidur) atau ketindihan sering dikaitkan dengan unsur mistis. Padahal, kondisi tersebut bisa dijelaskan secara ilmiah.

Kelumpuhan tidur diklasifikasikan sebagai gangguan tidur-bangun yang berhubungan dengan fase tidur REM (Rapid Eye Movement).

Pada fase tidur REM, tubuh secara alami lumpuh untuk mencegah kita mewujudkan mimpi. Jika proses ini terganggu karena alasan apa pun, hal itu dapat menyebabkan episode kelumpuhan tidur.

Ketidaksinkronan antara otak dan tubuh selama fase tidur REM yang akhirnya memicu ketindihan. Penyebabnya bisa karena stres, kelelahan, obat-obatan tertentu, atau perubahan pola tidur.

Gejala kelumpuhan tidur biasanya berlangsung selama hitungan detik hingga menit, namun pada umumnya tidak berlangsung lebih dari 20 menit.

Cara mengatasi hal tersebut yaitu perbaiki pola tidur dengan durasi 7-9 jam setiap malam, kelola stres, kurangi asupan kafein atau alkohol sebelum tidur, dan juga tidur dengan posisi miring.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami