(Foto: Dok. Humas PDAM Makassar)

Bersama BPBD hingga TNI-Polri, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M³ Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.co.id, BERITA — Perumda Air Minum Kota Makassar terus memperluas dukungan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Hingga Selasa, 15 September 2026, sebanyak 677 Surat Perintah Kerja (SPK) telah diterbitkan dengan total penyaluran mencapai sekitar 2.550 meter kubik (m³) air bersih.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan, baik pelanggan maupun masyarakat yang bukan pelanggan Perumda Air Minum Kota Makassar.

Penyaluran air bersih dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan sejumlah pihak dalam penanganan kekeringan di Kota Makassar. Perumda Air Minum menjadi salah satu penopang utama penyediaan air bersih bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya.

Plt Kepala Bagian Produksi Perumda Air Minum Kota Makassar, Achmad Kamil Asri, mengatakan penerbitan ratusan SPK tersebut merupakan bagian dari dukungan perusahaan dalam penanganan tanggap darurat kekeringan.

“Per hari ini tanggal 15 September 2026, untuk kegiatan tanggap darurat bencana kekeringan, PDAM sudah mengeluarkan SPK sebanyak 677 SPK dengan nilai kubikasi sekitar 2.550 meter kubik,” kata Achmad Kamil.

Menurutnya, distribusi air bersih tidak hanya dilakukan langsung oleh Perumda Air Minum. Bantuan juga disalurkan melalui berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan kekeringan di Kota Makassar.

“Penyaluran air bersih ini dalam kegiatan tanggap darurat bencana kali ini melalui BPBD, melalui DLH, PMI, TNI-Polri dan instansi-instansi lainnya yang terkait dengan kegiatan ini, termasuk PDAM itu sendiri,” ujarnya.

PDAM Pastikan Bantuan Menjangkau Warga Terdampak

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, mengatakan pihaknya terus memantau proses pengambilan air yang dilakukan tim penanganan kekeringan.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan air berjalan dengan baik sehingga bantuan dapat segera diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pagi ini kita lagi memonitoring pengambilan air yang dilakukan oleh badan bencana atau tim kekeringan Kota Makassar,” kata Andi Syahrum.

Ia menegaskan, bantuan air bersih diberikan kepada seluruh masyarakat yang terdampak kekeringan tanpa membedakan status sebagai pelanggan atau bukan pelanggan Perumda Air Minum.

“Semua warga yang mengalami dampak kekeringan akan dibantu, baik yang pelanggan maupun yang bukan pelanggan,” ujarnya.

Menurut Andi Syahrum, pemantauan tersebut dilakukan pada hari ke-20 pelaksanaan penanganan tanggap darurat kekeringan. Air yang diambil oleh tim selanjutnya didistribusikan kepada warga di wilayah yang terdampak.

“Ini hari yang ke-20. Kita memantau situasi pengambilan air dari teman-teman tim bencana untuk disalurkan kepada warga yang terdampak kekeringan,” katanya.

Perumda Air Minum Kota Makassar memastikan dukungan terhadap penanganan kekeringan akan terus dilakukan selama kondisi tersebut masih berlangsung.

Penyediaan air bersih serta koordinasi dengan BPBD, DLH, PMI, TNI-Polri dan instansi terkait menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Dengan penyaluran yang telah mencapai sekitar 2.550 m³ melalui 677 SPK, bantuan air bersih diharapkan dapat terus menjangkau wilayah-wilayah yang mengalami dampak kekeringan di Kota Makassar.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami