KataKerja.id, BERITA – Saat berpuasa di bulan suci ramadan, tubuh seseorang yang menderita sebuah penyakit harus melalui adaptasi, mulai dari pola makan, pola tidur hingga pengaturan minum obat.
Untuk seseorang yang menderita penyakit diabetes mellitus atau yang biasa kita kenal dengan sebutan kencing manis masih tetap bisa berpuasa namun, sebelumnya harus telah melakukan konsultasi ke dokter spesialis agar ibadah puasa yang dijalani berjalan dengan lancar dan kesehatan juga tetap terjaga.
Dirangkum dari laman Hermina Hospital, Senin 10 Maret 2025, ternyata ada beberapa manfaat bagi pengidap diabetes saat menjalani ibadah puasa, antara lain :
1. Kadar glukosa dalam darah menjadi stabil
Selama berpuasa, pola makan seseorang menjadi lebih teratur. Kita dianjurkan sahur dan berbuka puasa tepat waktu sehingga jumlah asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh juga lebih teratur. Puasa juga membantu untuk mengatur peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam tubuh.
2. Menurunkan tekanan darah
Saat berpuasa, tubuh akan mengurangi proses produksi hormon tertentu seperti hormon adrenalin yang menjadi penyebab naiknya kadar tekanan darah.
3. Menurunkan kadar kolesterol
Puasa juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Saat seseorang menahan lapar saat berpuasa, tubuh secara otomatis akan mengaktifkan sistem “hemat energy”. Salah satu hal yang terjadi dalam mode ini adalah tubuh mendaur ulang sel-sel imun yang tidak perlukan lagi dalam tubuh. Terutama sel-sel dalam tubuh yang sudah rusak sehingga sistem kekebala tubuh diperbaharui kembali
5. Menjaga kesehatan organ-organ tubuh
Umumnya, tubuh menyimpan cadangan glukosa. Simpanan glukosa dalam hati atau glikon membutuhkan waktu 12 jam untuk siap digunakan. Jika seorang penderita diabetes berhenti makan dalam jangka waktu yang cukup panjang (berpuasa seharian penuh), maka tubuh akan membakar cadangan lemak sebagai pengganti glikogen. Proses pembakaran lemak mampu mengistirahatkan kerja hati dan pankreas.














