Ikan Cupang - (foto by Shutterstock)

Tips Memelihara Ikan Cupang yang Baik dan Benar

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, BERITA – Ikan hias jenis Cupang kini tengah digandrungi oleh banyak orang. Di Kota Makassar, ikan mungil yang memiliki beragam corak warna itu pun menjadi buruan para pecintanya.

Meski terkesan sederhana, namun ada beberapa cara yang harus diketahui jika berniat memelihara ikan  air tawar yang mempunyai bentuk dan karakter unik serta cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya itu.

Ditemui KataKerja.id, Sabtu (22/8/2020), salah seorang pecinta Ikan Cupang di Kota Makassar bernama Aris Prawoto menegaskan bahwa dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi untuk memelihara ikan bernama latin Betta Fish tersebut.

Memiliki koleksi beberapa jenis Ikan Cupang seperti Plakat, Giant dan Halfmoon, Aris menjelaskan bahwa seekor Ikan Cupang wajib ditempatkan dalam satu aquarium khusus yang disebut Soliter.

Tak sampai di situ, dalam memberikan makanan pun imbuhnya, tak langsung seperti ikan hias pada umumnya. Menurut Aris, ada beberapa jenis pakan Ikan Cupang, seperti pelet khusus Cupang yang banyak dijual di Pasar Hobby dan pasar ikan hias lainnya di Kota Makassar.

“Tapi kalau ikan saya makanannya kutu air atau jentik nyamuk. Biasanya beli, biasanya juga cari sendiri. Itupun kalau dikasih ikan harus ditakar dari satu soliter yang ditempati ikan ke lainnya,” paparnya.

Perawatan lainnya yang cukup rumit yakni dalam mengganti air. Jika kadar air kurang baik, ikan yang terbagi atas tiga golongan yaitu; cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar tersebut  biasanya jadi sakit.

Maka dari itu jelasnya, saat melakukan pergantian air, ia kerap menggunakan garam yang tak mengandung yodium. Jika air mengandung zat tersebut, Ikan Cupang bisa mengalami kebutaan.”Selain itu, kalau ganti air juga perlu memberikan daun ketapang tua. Ini supaya air baru bisa steril dari zat-zat yang dapat mengganggu kesehatan ikan,” jelasnya.

Walau cukup rumit merawat Cupang, Aris menegaskan tak jadi masalah. “Karena hobi dan untuk mencari kesibukan lain di luar kerja. Kalau waktu kosong kan, bisa ada dilihat-lihat,” terang Aris.

Khusus untuk Cupang hias, terdiri beberapa jenis, yakni: Halfmoon (setengah bulan). Cupang jenis ini memiliki sirip dan ekor yang lebar dan simetris menyerupai bentuk bulan setengah. Jenis cupang ini pertama kali dibudidaya di Amerika Serikat oleh Peter Goettner pada tahun 1982.

Ada juga Crowntail (ekor mahkota) atau serit, Double tail (ekor ganda), Plakat Halfmoon, serta Giant (Cupang raksasa) yang merupakan hasil perkawinan silang antara Cupang biasa dengan Cupang alam. Cupang jenis ini ukurannya bisa mencapai 12 cm.

penulis,

(wahyu)

 

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami