KataKerja.id, BERITA – Sejumlah pencinta alam yang berasal dari pelbagai organisasi di Sulawesi Selatan, punya cara berbeda untuk menunjukkan kecintaan mereka pada alam dan pada negeri ini.
Pasca perayaan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus beberapa hari lalu, sejumlah pencinta alam tersebut bersepakat menggelar aksi simpati di Gunung Bawakaraeng. Aksi yang berasal dari kepedulian dan kecintaan tersebut, lahir secara spontan. Beberapa organisasi yang terlibat, diantaranya; Chipipax Indonesia, Rimba Makassar, OPAB Gempa Makassar dan Mapala Satria.
Kepada KataKerja.id, Kamis (20/8/2020), salah satu pencinta alam yang terlibat, Anwar R Nanring, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kecintaan mereka pada alam. “Ini hanya sebatas bentuk kepedulian dan kecintaan,” terangnya.
Terkait dengan aksi spontanitas tersebut, Anwar Nanring mengungkapkan bahwa dia dan beberapa rekan pencinta alam lainnya memilih jalur Tassoso di Sinjai Barat sebagai titik start. “Rekan-rekan pencinta alam dari Sinjai yakni dari Badai Sinjai akan ikut bergabung,” katanya.
Selain via jalur Tassoso, Anwar menambah, sejumlah pencinta alam lainnya yakni dari Forum Komunikasi Pencinta Alam (FKPA) Gowa juga akan bergabung dalam aksi peduli itu. “Mereka dari jalur Lembanna. Kami akan melakukan aksi bersih dari puncak hingga kaki gunung. Kami juga akan merehabilitasi beberapa sumber air di Gunung Bawakaraeng,” papar salah satu steering committee di Kongres Pencinta Alam Sulsel tersebut.
Dia menambahkan, para pencinta alam yang terlibat nantinya akan membagi diri menjadi dua tim. “Jadi ada yang turunnya lewat Tassoso dan tim lainnya akan turun via jalur lembanna,” jelasnya sambil menambahkan bahwa kegiatan ini akan berlangsung hingga hari Minggu (23/8/2020).














