KataKerja.co.id, BERITA — Seorang mahasiswi salah satu kampus swasta di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di sebuah rumah kontrakan kawasan perumahan elite GMTD, Jalan Metro Tanjung Bunga.
Peristiwa tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat terkait adanya seorang perempuan yang disekap di dalam rumah. Aparat dari Polsek Tamalate langsung menuju lokasi dan menemukan korban dalam kondisi tangan terikat.
“Kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas langsung mendatangi lokasi dan benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Abd Latif, Rabu, 13 Mei 2026.
Berdasarkan keterangan awal, korban diduga disekap dan mengalami kekerasan seksual oleh seorang pria berinisial FR. Kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial dan dinyatakan diterima. Ia kemudian diminta datang ke sebuah rumah yang menjadi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi pada Jumat, 8 Mei 2026, korban tidak diperbolehkan pulang dan diduga disekap oleh pelaku. Polisi masih mendalami jenis pekerjaan yang dilamar korban serta modus yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.
“Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun, berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang, menginap di rumah tersebut,” ujar Abd Latif.
Rumah yang digunakan sebagai lokasi penyekapan diketahui merupakan rumah kontrakan yang disewa pelaku selama tiga hari. Kasus ini terungkap setelah pemilik rumah datang untuk mengecek masa sewa yang telah berakhir.
Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban berhasil keluar dalam kondisi terikat dan meminta pertolongan. Sementara itu, pelaku telah melarikan diri sebelum polisi tiba di lokasi.
“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan. Itu dari keterangan awal korban,” ucapnya.
Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku yang telah melarikan diri. Polisi juga mengumpulkan keterangan tambahan serta barang bukti guna mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.














