7 tersangka kasus dugaan TPPO ke luar negeri modus dokumen dan aksesori umrah palsu, Kamis (6/3/2025). (foto:Dok.RRI/Saadatuddaraen)

Hati-Hati! Polisi Bongkar Kasus Perdagangan Orang Modus Umrah Palsu

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, BERITA – Polisi membongkar dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) keluar negeri dengan modus dokumen serta aksesori umrah palsu. Selain mengamankan 127 calon pekerja migran Indonesia (PMI) non-procedural, aparat juga meringkus tujuh orang pelaku.

“Modus dengan menyisipkan atau memasukkan seolah-olah sebagai jamaah umroh, tetapi tujuannya adalah bukan mau umroh. Namun, untuk berangkat keluar negeri bekerja secara non-procedural,” kata Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Ronald FC Sipayung, dirilis dari RRI, Sabtu 8 Maret 2025.

Kombes Ronald mengatakan, pelaku bahkan memalsukan ID Siskopatuh (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji). Kemudian diberikan atribut seperti pakaian rompi umrah serta buku kuning vaksin meningitis palsu.

“Di tahun 2025, secara keseluruhan pihaknya mencegah 127 CPMI non-prosedural melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta. Kemudian melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tujuh pelaku serta memburu tiga DPO,” ujarnya.

Tiga DPO ini, jelas Ronald, tidak berada di Indonesia melainkan di luar negeri. Para DPO itu masing-masing berinisial A, S dan H.

“Untuk para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka pria masing-masing inisial MF (43), RF (31), SP (37), MRL (52). Kemudian tersangka perempuan berinisial IY (36), S (53), Z (19),” ucap Kapolres.

Polisi juga mengamankan barang bukti paspor, boarding pass, visa, dokumen izin cuti, hingga kartu Siskopatuh bertuliskan Kementerian Agama. “Dari para korban pelaku mendapatkan keuntungan Rp4-Rp5 juta dari satu korban,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hattaz Kompol Yandri Mono menambahkan, kasus dugaan TPPO bukan hanya ke Arab Saudi. Para korban juga dikirimkan ke Athena, Yunani.

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami