KataKerja.co.id, BERITA — Dinas Kebudayaan Kota Makassar kembali menghadirkan Pameran Arsip Skena Musik di Museum Kota Makassar, mulai 25-31 Oktober 2025. Pameran ini terbuka untuk umum dan menjadi wadah mengenal perjalanan musik Makassar dari masa ke masa, termasuk menampilkan radio manual peninggalan era Belanda sebagai bukti sejarah perkembangan teknologi dan budaya musik di kota ini.
Pameran yang digelar bersama Prolog Ecosystem ini juga menjadi bagian dari Prolog Festival, yang menampilkan beragam kegiatan seperti pagelaran musik lintas genre, tur sejarah musik bertajuk Jokka-Jokka, serta Jazz for Kids. Selain memperlihatkan perjalanan musik lokal, acara ini turut memperkenalkan tokoh musik Makassar keturunan Tionghoa, Hoo Eng Djie atau Baba Tjoi, yang dikenal sebagai pelopor musik Makassar pada tahun 1920–1950-an dengan sekitar 3.000 karya, termasuk lagu populer Ati Raja dan Sailong.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Syahruddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan melestarikan potensi budaya dan sejarah musik lokal.
“Kita berharap kebudayaan di Makassar bisa lebih berkembang, bisa dipahami oleh seluruh warga Makassar, khususnya generasi muda saat ini,” kata Syahruddin.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari kedua penyelenggaraan. Banyak mahasiswa berkunjung, termasuk Paduan Suara Universitas Hasanuddin yang turut menampilkan kolaborasi musik pada Ahad, 26 Oktober 2025, menambah semarak suasana pameran.
Ke depan, Dinas Kebudayaan berencana memberi ruang lebih luas bagi komunitas seni dan sanggar untuk menampilkan tari dan teater, serta menyiapkan Atraksi Budaya dan Pawai Budaya dalam rangka HUT Kota Makassar pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini diharapkan menjadikan museum bukan sekadar tempat koleksi benda bersejarah, melainkan juga ruang hidup bagi kreativitas dan edukasi budaya masyarakat Makassar.














