KataKerja.co.id, BERITA — Shalat Idul Adha merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim setiap 10 Dzulhijjah.
Selain menjadi bagian dari syiar Islam, shalat Id juga menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus mengingat keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Menjelang Hari Raya Kurban, banyak masyarakat mencari informasi mengenai tata cara shalat Idul Adha, mulai dari niat, waktu pelaksanaan, hingga sunnah yang dianjurkan sebelum ibadah dilakukan.
Pemahaman yang tepat penting agar pelaksanaan shalat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Hukum Shalat Idul Adha
Mayoritas ulama berpendapat shalat Idul Adha berstatus sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat dianjurkan. Namun, sebagian ulama mazhab Hanafi berpendapat hukumnya wajib bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat.
Dalil mengenai shalat Id termuat dalam firman Allah SWT:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
Rasulullah SAW juga diriwayatkan selalu melaksanakan shalat Id bersama para sahabat.
Waktu Pelaksanaan Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha dilaksanakan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah, dimulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu zuhur.
Di Indonesia, pelaksanaan shalat Id umumnya berlangsung sekitar pukul 06.00–07.00 waktu setempat, menyesuaikan ketentuan masing-masing daerah dan masjid. Jamaah dianjurkan datang lebih awal agar dapat mengikuti takbir sebelum shalat dengan khusyuk.
Niat Shalat Idul Adha
Sebagai imam:
أُصَلِّي سُنَّةَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Sebagai makmum:
أُصَلِّي سُنَّةَ لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalli sunnatan li ‘iidil adha rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa.
Artinya:
“Aku niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah.
Rakaat pertama:
- Membaca niat
- Takbiratul ihram
- Membaca doa iftitah
- Takbir tambahan sebanyak tujuh kali
- Membaca tasbih di sela takbir
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat pendek, umumnya Al-A’la
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
Rakaat kedua:
- Berdiri untuk rakaat kedua
- Takbir tambahan sebanyak lima kali
- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat pendek, umumnya Al-Ghasyiyah
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Tahiyat akhir
- Salam
Khutbah Setelah Shalat Id
Setelah shalat selesai, imam akan menyampaikan khutbah Idul Adha. Berbeda dengan khutbah Jumat, mendengarkan khutbah Id hukumnya sunnah. Meski demikian, jamaah dianjurkan tetap menyimak khutbah hingga selesai karena berisi pesan keagamaan dan nasihat kehidupan.
Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha
Beberapa amalan yang dianjurkan sebelum shalat Id antara lain:
- Mandi sunnah sebelum berangkat shalat
- Mengenakan pakaian terbaik dan bersih
- Memperbanyak takbir sejak malam Idul Adha hingga hari tasyrik
- Berjalan kaki menuju lokasi shalat jika memungkinkan
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Shalat Id
Agar ibadah berlangsung lebih khusyuk, jamaah dianjurkan:
- Datang lebih awal ke tempat shalat
- Menjaga ketertiban dan kebersihan
- Memperbanyak takbir
- Mengikuti khutbah hingga selesai
- Menjaga kekhusyukan selama ibadah berlangsung
Keutamaan Shalat Idul Adha
Shalat Idul Adha memiliki sejumlah keutamaan, di antaranya menghidupkan syiar Islam, memperkuat kebersamaan umat, serta menjadi pengingat atas ketakwaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Momentum Hari Raya Idul Adha juga menjadi pengingat penting tentang nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
Semoga setiap doa, langkah, dan kebaikan yang kita lakukan membawa keberkahan untuk hari ini dan seterusnya.
Keluarga besar KataKerja mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin.














