Potret Eileen Wang (foto:Dok.City of Arcadia)

Mantan Wali Kota Arcadia AS Mengaku Jadi Agen China, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.co.id, BERITA — Mantan Wali Kota Arcadia, Eileen Wang, menjadi sorotan setelah mengaku bertindak sebagai agen asing yang tidak terdaftar untuk pemerintah China di Amerika Serikat. Pengakuan tersebut muncul di tengah kasus hukum federal yang menuduhnya terlibat dalam penyebaran propaganda pro-Beijing.

Wang sebelumnya dikenal sebagai politisi dari Partai Demokrat dan mencatat sejarah sebagai perempuan pertama keturunan China-Amerika yang terpilih menjadi anggota Dewan Kota Arcadia.

Perempuan berusia 58 tahun itu berasal dari keluarga imigran China yang menetap di California. Ayahnya diketahui bekerja sebagai dokter di University of Southern California, sementara ibunya berprofesi sebagai ahli akupuntur.

Sebelum berkarier di politik, Wang aktif di bidang pendidikan dan komunitas, termasuk pernah memimpin asosiasi orang tua dan guru sekolah serta organisasi perdagangan lokal.

Karier politiknya berkembang setelah terpilih sebagai anggota Dewan Kota Arcadia pada 2022. Ia kemudian menjabat wali kota melalui sistem rotasi kepemimpinan yang berlaku di kota tersebut.

Namun, Wang mengundurkan diri dari jabatan wali kota dan anggota dewan kota pada 11 Mei 2026 setelah menghadapi dakwaan pemerintah federal Amerika Serikat.

Dokumen pengadilan menyebut Wang mengakui berperan sebagai agen pemerintah China tanpa registrasi resmi di AS. Ia dituduh bekerja untuk kepentingan Beijing melalui media yang dikelolanya dengan menyebarkan konten yang mendukung narasi pemerintah China pada periode 2020–2022.

Menurut penyelidikan Federal Bureau of Investigation (FBI), salah satu materi yang dipublikasikan berisi penyangkalan terhadap tuduhan genosida dan kerja paksa di wilayah Xinjiang.

Kasus tersebut juga melibatkan seorang pria yang diduga bekerja sama dengan Wang. Individu itu sebelumnya telah mengaku bersalah dan kini menjalani hukuman penjara selama empat tahun.

Asisten Direktur Divisi Kontra Intelijen dan Spionase FBI, Roman Rozhavsky, menilai tindakan Wang sebagai bentuk pelayanan diam-diam terhadap kepentingan pemerintah asing.

“Berdasarkan pengakuannya sendiri, Eileen Wang secara diam-diam melayani kepentingan pemerintah China,” ujar Rozhavsky.

Ia menegaskan aparat keamanan AS akan menindak individu yang diduga memengaruhi proses demokrasi untuk kepentingan negara lain.

“Biarkan hal ini menjadi peringatan yang jelas: individu-individu yang bertindak atas nama pemerintah asing untuk mempengaruhi demokrasi kita akan diidentifikasi, diselidiki, dan dibawa ke pengadilan,” tegasnya.

Apabila dinyatakan bersalah dalam persidangan, Wang berpotensi menghadapi hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sidang lanjutan terkait pengakuan resminya dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.

Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap isu dugaan pengaruh asing dalam politik lokal Amerika Serikat dan meningkatnya pengawasan terhadap aktivitas yang berkaitan dengan kepentingan negara lain.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami