KataKerja.co.id, BERITA — Pemerintah Kota Makassar mulai merealisasikan penataan dan revitalisasi tiga terminal utama sebagai bagian dari upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Tiga terminal yang menjadi fokus penataan meliputi Terminal Regional Daya, Terminal Malengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro membahas langkah strategis pengelolaan terminal agar tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang tertib, nyaman, dan produktif.
“Pembenahan sebagai bagian dari upaya menghidupkan terminal kota, dengan penguatan layanan transportasi, penataan kawasan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Munafri.
Khusus Terminal Toddopuli, Munafri menginstruksikan penataan kawasan secara menyeluruh guna menghilangkan kesan kumuh. Salah satu konsep yang tengah dikaji adalah pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar terminal memiliki nilai tambah sebagai ruang publik.
Munafri menegaskan pentingnya pengelolaan terminal yang terukur dan berbasis perencanaan matang, serta dilaksanakan melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
“Semua proses kita lakukan dengan dasar hukum yang kuat dan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, menyampaikan bahwa penataan ketiga terminal akan dilakukan secara bertahap sesuai karakteristik masing-masing kawasan.
Di Terminal Regional Daya, Perumda Terminal mulai mengaktifkan kembali armada perusahaan otobus (PO) secara bertahap, sekaligus menata kawasan UMKM agar lebih hidup dan tertib.
Adapun di Terminal Malengkeri, fokus penataan meliputi pengembangan Pasar Bongkar Muat, pembangunan Koperasi Merah Putih yang ditargetkan rampung Februari, serta rencana penambahan moda transportasi melalui pembangunan pool angkutan.
Langkah revitalisasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi terminal, memperkuat sistem transportasi kota, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi dan kualitas lingkungan Kota Makassar.














