Ilustrasi (foto: pixabay)

Benarkah Amerika Serikat Keluar dari PBB? Simak Fakta Lengkapnya di Sini

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.co.id, BERITA — Isu mengenai Amerika Serikat (AS) keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) belakangan ramai beredar dan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Mengingat AS merupakan salah satu negara pendiri PBB sejak organisasi internasional tersebut dibentuk pada 1945, kabar ini pun langsung menuai perhatian publik.

Berdasarkan penelusuran fakta, kabar bahwa Amerika Serikat keluar dari PBB dipastikan tidak benar. Mengacu pada data resmi di situs PBB (un.org), hingga saat ini AS masih tercatat sebagai negara anggota aktif.

PBB sendiri merupakan organisasi internasional yang memiliki tujuan utama menjaga perdamaian dan keamanan dunia, serta mendorong kerja sama global di berbagai sektor, mulai dari kemanusiaan, pembangunan ekonomi, kesehatan, hingga lingkungan hidup.

Isu AS keluar dari PBB mencuat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan kebijakan untuk menarik partisipasi dan pendanaan AS dari sejumlah organisasi internasional.

Berdasarkan keterangan resmi di situs whitehouse.gov, pemerintah AS menghentikan keterlibatan dalam 66 organisasi internasional yang dinilai tidak lagi sejalan dengan kepentingan nasional dan kedaulatan negara.

Dari jumlah tersebut, 31 entitas berada di bawah naungan PBB, sementara 35 organisasi lainnya merupakan lembaga internasional non-PBB.

Mengutip laporan Al Jazeera, sejumlah badan dan program PBB yang tidak lagi diikuti atau didanai AS antara lain Department of Economic and Social Affairs, berbagai komisi di bawah ECOSOC, UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), UN Population Fund, UN Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women, hingga UN University.

Penarikan ini bersifat parsial dan tidak mencerminkan keluarnya AS dari keanggotaan PBB secara keseluruhan.

Selain entitas PBB, AS juga menarik diri dari berbagai organisasi internasional non-PBB, seperti Intergovernmental Panel on Climate Change, International Renewable Energy Agency, International Union for Conservation of Nature, hingga Venice Commission of the Council of Europe.

Langkah ini diambil dengan alasan efisiensi kebijakan luar negeri dan penyesuaian dengan prioritas nasional AS.

AS hanya menghentikan partisipasi dan pendanaan terhadap sejumlah organisasi internasional dan beberapa entitas di bawah PBB yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan nasionalnya.

Dengan demikian, informasi yang menyebutkan AS telah keluar dari PBB merupakan kabar tidak benar.

Klarifikasi ini penting agar publik memperoleh pemahaman yang akurat terkait posisi dan status Amerika Serikat dalam percaturan politik global.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami