Potret kobaran api di Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar Venezuela sekitar pukul 02.00 waktu setempat setelah serangan Amerika Serikat (foto:Dok. Getty Images)

Alasan Trump Serang Venezuela dan Tangkap Nicolas Maduro, AS Klaim Operasi Penegakan Hukum

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.co.id, BERITA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap alasan di balik serangan militer AS ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Trump menyebut operasi tersebut dilakukan bersama aparat penegak hukum Amerika Serikat.

“The operation was carried out in cooperation with US law enforcement, (Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS,)” tulis Trump.

Ia juga menyampaikan, “Further details will follow. There will be a press conference today at 11 a.m. at Mar-a-Lago, (Detail lebih lanjut akan menyusul. Akan ada konferensi pers hari ini pukul 11 pagi, di Mar-a-Lago,)” merujuk pada resor miliknya di Florida.

Pemerintah AS selama bertahun-tahun menuduh Nicolas Maduro sebagai pimpinan jaringan perdagangan narkotika internasional.

Tuduhan tersebut terus dibantah Maduro dan hingga kini dinilai tidak memiliki kekuatan hukum yang sah.

Sebelumnya, Trump bahkan menjanjikan hadiah sebesar US$50 juta atau sekitar Rp649 miliar bagi siapa pun yang memberikan informasi hingga Maduro dapat ditangkap.

Beberapa jam sebelum klaim penangkapan itu, militer AS melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer Venezuela.

Di ibu kota Caracas, ledakan terdengar di berbagai titik, termasuk di pangkalan militer La Carlota dan Fuerte Tiuna.

Sejumlah kawasan di sekitar lokasi terdampak dilaporkan mengalami pemadaman listrik.

Menanggapi serangan tersebut, pemerintah Venezuela mengeluarkan pernyataan keras.

Venezuela rejects, denies, and condemns before the international community the extremely serious military aggression carried out by the current Government of the United States against Venezuelan territory, (Venezuela menolak, menyangkal, dan mengecam di hadapan komunitas internasional agresi militer yang sangat serius yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah Venezuela,)” demikian pernyataan resmi pemerintah.

Maduro dilaporkan menetapkan keadaan darurat nasional dan menuding serangan AS sebagai upaya merebut sumber daya minyak dan mineral Venezuela.

Ia juga memerintahkan pelaksanaan rencana pertahanan nasional serta mengajak seluruh kekuatan sosial dan politik untuk mengutuk “serangan imperialis ini.”

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami