(foto:Dok.PemkotMakassar)

Aliyah Mustika Ilham Ajak Perempuan Makassar Manfaatkan Layanan Deteksi Dini HPV DNA Gratis dari Kemenkes

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.co.id, BERITA — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini HPV DNA Gratis yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI di Ruang Sipakale’bi, Kantor Wali Kota Makassar, Jumat, 14 November 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya nasional menekan angka kejadian kanker serviks, yang masih menyebabkan rata-rata 41 kasus baru dan 20 kematian setiap hari di Indonesia.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan pentingnya deteksi dini HPV DNA untuk melindungi kesehatan perempuan. Ia menyampaikan bahwa Kota Makassar memperoleh kuota pemeriksaan gratis bagi 2.500 perempuan, yang disebutnya sebagai “hadiah” dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes. Kuota tersebut akan dialokasikan bagi ASN maupun masyarakat umum secara proporsional.

Aliyah juga mengungkapkan bahwa kepeduliannya terhadap isu kanker serviks telah muncul sejak ia menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar, setelah mengetahui adanya ASN dan keluarga ASN yang meninggal akibat penyakit tersebut.

Saat itu, vaksin HPV masih berbayar dan hanya dapat diakses oleh sebagian kalangan. Tahun ini, pemeriksaan HPV DNA diberikan sepenuhnya tanpa biaya.

Ia meminta Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk mengatur mekanisme pelaksanaan agar layanan dapat tersalurkan tepat sasaran. Pemeriksaan diperuntukkan bagi perempuan yang telah menikah dan berusia minimal 30 tahun, sesuai ketentuan Kemenkes.

Layanan akan berlangsung pada 17 November hingga 17 Desember 2025 di RSUP Kemenkes CPI Makassar.

“Ini kesempatan sangat berharga bagi perempuan untuk memastikan kesehatannya,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran perempuan Makassar terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini, sehingga angka kesakitan dan kematian dapat terus ditekan.

Acara tersebut turut dihadiri Kadis Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin, Kepala BKPSDMD Kota Makassar Kamelia Tamrin Tantu, perwakilan Direktorat PTM Kemenkes, serta jajaran RSUP Kemenkes CPI dan BKMT Kecamatan se-Kota Makassar.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami