KataKerja.id, BERITA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjadi pembicara terakhir di hari keenam giat orientasi Kepala Daerah di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu, 26 Februari 2025.
Pada kesempatan ini, Menag diminta menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan Kementerian Agama terutama kiat dalam mencapai kinerja terbaik dalam menjalankan organisasi.
“Juga diminta sedikit menjelaskan apa kiat-kiat, di mana Kemenag oleh sekian lembaga menempatkan Kemenag sebagai paling tinggi di dalam survei itu ya,” ucap Menag sesaat tiba di Lembah Tidar, Magelang, dirilis dari laman resmi Kemenag pada Rabu, 26 Februari 2025.
Ia menjelaskan bahwa, salah satu hal yang perlu dilakukan agar mencapai kinerja terbaik adalah revolusi dalam manajemen, terutama pascasarjana seratus hari pertama. “Jadi kalau kita sudah 100 hari tanpa ada revolusi itu biasanya tidak bisa ada kehidupan. Maka itu starting point di awal itu harus ada energi untuk menggapai puncak,” ungkapnya.
Meski demikian, Menag merasa dirinya belum mengeluarkan upaya optimalnya dalam menjalankan kementerian Agama, tetapi dirinya bersyukur atas penilaian terhadap Kemenag yang mampu memberi layanan yang berdampak kepada Masyarakat. Hal tersebut, menurut Nasaruddin salah satunya karena hasil kesolidan pemerintahan di Bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Kementerian Agama sendiri, saya nggak tahu ya, kami merasa belum berkeringat, belum lari, tapi ada penilaian seperti ini. Tapi insya Allah mudah-mudahan bangsa kita ke depan, apalagi kawan-kawan ini sangat solid, Kementerian yang ada di bawah pimpinan Pak Prabowo ini luar biasa,” ucapnya.
Ia pun berdoa agar bangsa Indonesia di bawah para pemimpin yang akan memulai periodenya di Bulan Ramadhan ini mampu meraih kesuksesan dan memberi yang terbaik bagi bangsa.
“Apalagi di dalam bulan Suci Ramadhan ini, semoga kita semuanya sukses. Berdasar sejarah segala sesuatu yang ditancapkan pada bulan Suci Ramadhan itu monumental ya, seperti turunnya Quran ya, pelantikan Nabi, hampir semua negara Islam itu merdeka pada bulan suci Ramadhan termasuk Indonesia kan,” ungkapnya.














