Sahabat Tata Mandong Serahkan Hasil Penggalangan Dana

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.idBERITA – Panitia aksi penggalangan dana untuk Tata Mandong, menyerahkan dana hasil kegiatan ke Tata Mandong dan keluarga, Senin (14/9/2020).

Selain menyerahkan donasi dalam bentuk uang tunai, dalam kesempatan tersebut para panitia juga menyerahkan sejumlah barang keperluan Tata Mandong seperti spring bed, pakaian, celana, sarung dan beberapa jenis barang lainnya. Suasana haru mewarnai penyerahan bantuan tersebut. Meski tak mampu bercakap, Tata Mandong larut dalam haru. Ia tak mampu menahan air matanya.

Kepada KataKerja.id, Senin (14/9/2020), bendahara kegiatan, Ismi mengatakan, selain penyerahan bantuan, ia dan sejumlah panitia lainnya juga membawa Tata Mandong ke dokter untuk memeriksakan kesehatannya. “Hasil pemeriksaan kesehatan dokter di Puskesmas Tinggimoncong, Tata Mandong diarahkan untuk rawat jalan saja. Tata disuruh banyak konsumsi makanan bergizi. Selain itu juga ada beberapa obat yang dikasih, termasuk untuk penyakit alerginya Tata,” terang Ismi.

Jumat (11/9/2020) malam lalu, ratusan pecinta alam yang berasal dari berbagai organisasi dan berbagai daerah hadir meramaikan aksi kepedulian buat Tata Mandong yang digelar di Etika Studio, jalan Tamalate 1 Makassar.

Penanggungjawab kegiatan, Andi Baso Tenrisau menjelaskan bahwa kesuksesan kegiatan amal tersebut tak lepas dari kepedulian para pecinta alam di Makassar dan Sulsel pada umumnya. “Kita bersama-sama telah membuktikan kekuatan dari cinta, kemanusiaan dan kepedulian. Kehadiran ratusan teman-teman pecinta alam menjadi bukti bahwa kepedulian adalah bagian yang tak terpisahkan dari para pecinta alam,” terangnya.

Sahabat Tata Mandong, sebutan untuk para panitia aksi penggalangan dana untuk Tata Mandong, menurut Andi Baso Tenrisau, “Kami sengaja mengunakan penyebutan itu karena kami tak mengunakan bendera organisasi masing-masing sebagai pelaksana. Kami melebur dalam kegiatan kemanusiaan ini.”

Pecinta alam yang akrab disapa Pappi Teten ini juga menjelaskan bahwa pada penggalangan dana yang memadukan bazaar musik, penjualan dan lelang alat-alat outdoor, pengumpulan donasi dari organisasi/kelompok dan perorangan, hingga pembacaan puisi tersebut berhasil terkumpul dana sekitar Rp10 juta.

Tata mandong adalah sosok yang akrab dengan para pecinta alam, khususnya yang kerap melakukan kegiatan pendakian di sekitar Gunung Bawakaraeng. Sebelum sakit, Tata Mandong tinggal di sebuah rumah kecil di Lembah Ramma, sebuah lembah yang terletak di kawasan Gunung Bawakaraeng. Tata Mandong sejak puluhan tahun terlibat langsung dalam proses pelestarian dan perlindungan alam di sekitar kawasan Gunung Bawakaraeng.

Sejak 30 Agustus lalu, kondisi Tata Mandong tiba-tiba menurun drastis. Asma, ponakan Tata Mandong yang selama ini merawatnya menjelaskan, “Iye waktu hari Sabtu lalu tiba-tiba didapat ki’ Tata Mandong duduk di dalam kamar mandi. Nda bisa ki’ jalan,” kata Asma. Pada tahun 2017, Tata Mandong divonis oleh dokter menderita stroke.

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami