Salah satu dampak dari El Nino adalah kekeringan (doktempo.co)

El Nino Telah Tiba, Waspada Lonjakan Suhu Ekstrim

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, BERITA – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), mengumumkan bahwa fenomena El Nino saat ini sedang berlangsung. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya kemungkinan rekor suhu global yang tinggi dan pola cuaca yang mengganggu selama 12 bulan ke depan.

WMO memperkirakan bahwa ada kemungkinan 90 persen dari peristiwa El Nino akan bertahan hingga paruh kedua tahun ini. 

 Sekretaris jenderal Organisasi Meteorologi Dunia, Petteri Taalas menjelaskan bahwa deklarasi El Nino oleh WMO adalah sinyal bagi pemerintah di seluruh dunia untuk memobilisasi persiapan guna membatasi dampak terhadap kesehatan kita, ekosistem kita, dan ekonomi kita.

“Peringatan dini dan tindakan antisipatif dari peristiwa cuaca ekstrem yang terkait dengan fenomena iklim besar ini sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian,” jelas Taalas.

Sistem Osilasi Selatan El Nino terdiri dari El Nino dan La Niña, yaitu dua kondisi fluktuasi yang berlawanan dalam sistem iklim Bumi, yang dapat menimbulkan konsekuensi signifikan terhadap cuaca, kebakaran hutan, ekosistem, dan ekonomi di seluruh dunia.

El Nino, atau yang memiliki arti “anak kecil” dalam bahasa Spanyol dikenal luas sebagai pemanasan suhu permukaan laut, pola iklim alami yang terjadi rata-rata setiap dua hingga tujuh tahun.

Peristiwa El Niño dideklarasikan ketika suhu laut di kawasan Pasifik timur tropis naik 0,5 derajat Celcius di atas rata-rata jangka panjang. Episode biasanya berlangsung sembilan hingga 12 bulan.

Efek El Nino cenderung memuncak pada bulan Desember, tetapi dampaknya biasanya membutuhkan waktu untuk menyebar ke seluruh dunia.

Efek tertinggal inilah yang membuat para peramal percaya bahwa tahun 2024 bisa menjadi tahun pertama umat manusia melampaui 1,5 derajat Celcius. Suhu rata-rata global pada 2022 lalu bahkan sudah lebih hangat 1,1 derajat Celcius jika dibandingkan dengan akhir abad ke-19.

Tahun terhangat yang pernah tercatat, adalah 2016, dimulai dengan El Nino yang meningkatkan suhu global.

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami