Suasana saat pelaksanaan Musik Hutan tahun 2016 silam - (foto by MusikHutan)

Musik Hutan, Ini Sejarahnya!

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Musik Hutan II 2015

Logo Musik Hutan 2015

Waktu berlanjut dan keberhasilan yang diraih pihak panitia kembali ikut berlanjut pada pelaksanaan Musik Hutan ke-dua yang dihelat pada tahun 2015.

Masih mengambil tempat di Hutan Pendidikan Unhas, Bengo-Bengo, Kabupaten Maros, perhelatan Musik Hutan ke-dua pada 28 hingga 30 Agustus 2015 bahkan melebih pencapaian Musik Hutan tahun sebelumnya. Kuota 500 pengunjung yang dipatok pihak panitia pelaksana kembali tandas tak tersisa.

Beragam ide kreatif pun muncul dan terwujud pada pelaksanaan Musik Hutan tersebut, diantaranya dengan hadirnya mata uang Macaca Maura yang digunakan oleh panitia pelaksana sebagai alat transaksi dengan para pengunjung selama pelaksanaan Musik Hutan.

Kesuksesan pelaksanaan tahun sebelumnya juga mengundang perhatian para musisi luar Sulawesi Selatan. Pihak manajemen band-band sekelas Dialog Dini Hari, Musik Kimia, Payung Teduh hingga Mata Jiwa mulai membuka ruang komunikasi dengan panitia. Di satu sisi, pihak panitia saat itu masih mengandalkan 100 persen pemasukan dari penjualan tiket, transaksi foodcourt serta merchandise.

Tak berhenti sampai di situ, beragam konsep pengembangan juga ikut hadir pada pelaksanaan Musik Hutan kedua yang mengusung tema ‘Pshycodelic’. Tampilnya kalangan komunitas seperti Komunitas Literasi, Seribu Guru serta hadirnya pameran foto, lukisan dan kerajinan tangan serta pameran pelukis kaca, melengkapi catatan kesuksesan panitia pelaksana.

Selanjutnya : Musik Hutan III 2016 >>

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami