Pulau Lae-Lae (fotoIG:@firman.nd)

Kisah Menarik Seputar Pulau Lae-Lae Makassar, tentang Bunker dan Sejarah Penamaannya

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, DESTINASI – Pulau Lae-lae adalah sebuah pulau kecil yang terletak di bagian Barat Makassar, Sulawesi Selatan.

Pulau ini secara administratif merupakan wilayah Kelurahan Lae-lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Pulau yang terletak di pesisir Selat Makassar ini, tepat berada di depan Pantai Losari dan hanya berjarak sekitar 1,3 km.  Butuh waktu tempuh lebih kurang 5 menit dari dermaga Kayu Bangkoa atau dari dermaga di depan benteng Fort Rotterdam menggunakan speedboat.

Di pulau berpenduduk sebanyak 1.876 jiwa ini, mata pencaharian utama warganya adalah nelayan. Selain itu ada juga yang menjalankan usaha jual beli hasil perikanan, jasa penyeberangan, serta sebagian kecil lainnya bekerja pada sektor informal.

Selain menawarkan keindahan bahari, pulau ini juga menyimpan situs sejarah pada masa penjajahan Jepang yakni  berupa dua buah bunker persembunyian tentara Jepang di masa Perang Dunia II.

Satu bunker berbentuk huruf Z terbalik dan berukuran panjang sekitar 5 meter. Sementara satu bunker lagi berbentuk menyerupai susunan anak tangga dengan panjang bangunan sekitar 7 meter.

Terdapat juga Sumur tua atau sumur kuno yang terletak tepat di tengah perkampungan. Menurut warga, sumur tua itu dibangun pertama kali oleh Belanda pada masa penjajahan, namun diyakini keberadaan sumur sebagai sumber air minum sudah ada jauh sebelumnya.

Asal mula nama Lae-Lae sendiri konon berasal dari kisah lampau saat sebuah kapal yang penuh dengan penumpang Tiongkok terdampar. Saat ada kapal melintas, penumpang Tiongkok memanggil-manggil, ‘Lae-Lae’ yang artinya ‘Ke mari, ke mari’. Maka dinamakanlah pulau ini Lae-Lae.

Dengan keindahan alamnya, pasir putihnya yang bersih serta ombak yang bersahabat dipadu air laut yang jernih kebiruan, tak salah kiranya bila Pulau Lae-Lae menjadi salah satu tempat terbaik untuk melarikan diri dari jenuhnya aktifitas sehari-hari.

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami