KataKerja.id, DESTINASI – Rambu Solo merupakan upacara pemakaman di Toraja, Sulawesi Selatan yang bertujuan untuk menghormati arwah orang yang meninggal dan mengantarkannya ke alam roh.
Biaya upacara pemakaman adat tersebut bisa mencapai miliaran rupiah. Hal ini disebabkan sejumlah faktor, diantaranya yakni banyaknya jumlah hewan yang harus dikurbankan yang terdiri dari babi hingga kerbau.
Untuk masyarakat golongan menengah, mereka akan menyiapkan 8 sampai 10 ekor kerbau, serta 30 hingga 50 ekor babi. Sementara untuk masyarakat kalangan bangsawan, kerbau yang mereka kurbankan bisa mencapai ratusan ekor jumlahnya.
Jenis kerbau untuk kurban Rambu Solo adalah tedong bonga alias kerbau bule belang, di mana harga per ekornya mulai dari kisaran puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Masyarakat Toraja percaya, semakin banyak hewan yang dikurbankan, perjalanan roh menuju puya atau tempat peristirahatan abadi menjadi lancar.
Selain biaya yang harus dikeluarkan untuk hewan kurban, pembangunan rumah tongkonan untuk upacara pemakaman juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan besarnya biaya yang harus dikeluarkan saat upacara Rambu Solo.
Upacara Rambu Solo yang memakan waktu selama beberapa hari, juga membuat tuan rumah harus melayani tamu maupun kerabat yang datang dan ini tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit.














