Pulau Bulu Poloe di Luwu Timur (foto:Dok.PemkabLuwuTimur)

Kisah Sawerigading di Bulu Poloe, Pulau yang Terpisah di Luwu Timur

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

KataKerja.id, DESTINASI – Pulau Bulu Poloe di Luwu Timur, Sulawesi Selatan memiliki keindahan alam serupa rindu, yang akan selalu memantik rasa untuk kembali mengunjunginya.

Kata Bulu Poloe diambil dari bahasa Bugis yang berarti gunung yang terpotong atau gunung yang terpisah.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Luwu Timur, Selasa 11 Februari 2025, konon nama ‘Bulu Po­loe’ berasal dari sejarah Saweriga­ding.

Sawerigading adalah seorang pangeran atau putra Raja Luwu bernama Batara Lattu. Suatu ketika kapal Sawerigading terdampar di Teluk Bone dan patah menjadi dua bagian. Karena kecelakaan itu, tiang kapal rusak dan menjadi se­buah pulau bernama Bulu Poloe.

Ada juga mitos lain yang ber­kaitan dengan sejarah Bulu Poloe yang mengatakan bahwa pulau itu berasal dari patahan gunung yang tertimpa pohon Welenreng. Sisa patahan pohon Welenreng akhirn­ya digunakan untuk membangun kapal-kapal yang digunakan oleh Sawerigading.

Dengan semua mitos yang menyertainya, keunikan dari pulau ini ada pada keindahan alam pegunungan yang menyatu dengan keasrian baharinya, ditambah lagi pasir putihnya yang mengitari pinggiran pulau.

Selain itu, keindahan terumbu karang, ikan berwarna-warni dan biota laut yang beragam sehingga cocok bagi mereka yang suka diving.

Deretan pegunungan yang menyatu dengan atmosfer khas pesisir menjadikan pulau ini sebagai spot untuk liburan, sekaligus tempat yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati damainya keheningan.

Saat ini objek wisata Bulu Poloe masih menjadi salah satu al­ternatif tujuan wisata masyarakat Luwu Timur.

Berkunjung ke objek wisata ini hanya bisa dilalui dengan jalur laut dengan menyewa perahu-perahu milik warga yang berada di Desa Wewangriu, Baruga serta Balan­tang.

Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam. Biasanya, hari Sab­tu dan Minggu, Pulau Bulu Poloe selalu ramai dikunjungi para wisatawan.

 

Bagikan Ke
Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Topik Terkait

#Trending

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami