KataKerja.id, DESTINASI – Senin, 17 Agustus 2020, ketika sekitar 15 ribu pendaki gunung merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke-75 di Gunung Bawakaraeng, Wawan Kurniawan, seorang pendaki gunung asal Kabupaten Bulukumba meninggal dunia diduga akibat hipotermia. Almarhum sebelumnya melakukan pendakian ke puncak gunung yang terletak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tersebut bersama rekannya.
Hipotermia adalah kondisi dimana suhu badan seseorang turun drastis ke level yang jauh dari normal. Suhu normal tubuh berkisar antara 36,6 hingga 37,7 derajat celcius, sedangkan seseorang dikatakan mengalami hipotermia ketika suhu tubuhnya berada di bawah 35 derajat celcius.
Salah satu penyebab hipotermia yang kerap menyerang para pendaki gunung salah adalah kehilangan suhu tubuh yang disebabkan oleh radiasi (penghantaran) seperti akibat baju yang basah dan suhu lingkungan yang rendah, maka suhu tubuh akan terbuang ke lingkungan, begitu juga bila tidur pada alas yang dingin.
Agar terhindar dari hipotermia saat mendaki gunung, berikut sejumlah perlengkapan mendaki yang wajib dibawa para pendaki:
1. Sleeping Bag
Sleeping bag atau kantong tidur adalah salah satu perlengkapan utama yang wajib dibawa oleh para pendaki gunung. Dengan mengunakan sleeping bag yang yang tepat dan berkualitas baik, para pendaki dapat terhindar dari dinginnya udara hingga dapat mencegah serangan hipotermia. Disarankan untuk mengunakan sleeping bag yang memiliki penutup kepala karena dapat lebih menjaga tubuh dari suhu dingin.
2. Blanket Warming System
Blanket Warming System adalah selimut berbahan aluminium foil yang digunakan untuk menyelimuti tubuh saat darurat terkena hipotermia.
Selimut ini sebaiknya Anda siapkan saat akan mendaki gunung. Bahan aluminium foil efektif untuk menahan dingin dan menjaga keseimbangan panas tubuh agar tetap fleksibel digunakan dalam suhu beku.
3. Matras
Matras digunakan sebagai alas tidur atau alas duduk hingga dapat melindungi pendaki dari dinginnya tanah pegunungan. Para pendaki disarankan untuk menjadikan matras sebagai salah satu perlengkapan yang wajib dibawa untuk menghindari hipotermia.
4. Alat Masak
Salah satu cara mengatasi hipotermia adalah dengan memberikan penderita minum hangat untuk menghangatkan tubuhnya. Ini alasan hingga para pendaki wajib melengkapi diri dengan kompor yang diperlukan untuk membuat minuman hangat dan menjaga tubuh tetap hangat.
Selain peralatan masak, bahan makanan yang baik juga dibutuhkan agar tubuh tetap memiliki asupan makanan. Ini merupakan salah satu langkah terbaik untuk terhindar dari hipotermia.
5. Jaket Gunung
Jaket gunung sangat diperlukan saat suhu udara di gunung mulai menurun. Sangat disarankan untuk membawa jaket gunung yang tahan air, angin, dan dingin.
6. Tenda
Tenda adalah peralatan wajib bagi para pendaki gunung. Tenda dapat melindungi para pendaki dari angin dan suhu pegunungan yang bisa menyebabkan menurunnya suhu tubuh. Pilih tenda yang berbahan kuat, ringan dan sesuai kapasitas.
7. Baju Ganti
Jangan pernah lupa membawa baju ganti. Baju ganti sangat penting karena digunakan saat baju yang dikenakan basah akibat hujan sehingga tubuh tetap berada dalam kondisi hangat.
8. Kotak P3K
Kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) yang berisi pelbagai perlengkapan medis dan obat-obatan, juga sangat penting dan wajib selalu dibawa oleh para pendaki.














